Mau Tau Cara Buat Graffity Yang Keren Abizzz??.
Cara Membuat Grafity
Grafiti atau graffity artinya coretan dengan media dinding menggunakan perpaduan warna, bentuk, garis serta isi untuk menuliskan simbol, ungkapan ataupun kalimat tertentu. Alat-alat yang digunakan dalam proses pembuatan graffiti yaitu biasanya cat semprot kaleng,dan bisa juga cat yang biasa digunakan dengan catatan tidak mudah luntur dan memiliki warna yang tidak cepat pudar. Di Indonesia seni ini banyak diminati oleh kaum remaja karena memiliki gaya tersendiri dan menjadi sarana untuk menyalurkan aspirasi dalam bentuk tulisan ataupun gambar.
Sejarah graffity sudah ada semenjak zaman primitif. Pada zaman itu, orang primitif tinggal dalam gua biasa menggambar pada dinding sebagai media komunikasi perburuan. Di zaman ini, graffity digunakan juga untuk sarana spiritual yang berbau mistis dengan maksud untuk membangkitkan semangat dalam berburu. Perkembangan Graffity pada zaman Mesir Kuno membuktikan adanya aktivitas seni graffity yang diterapkan di dinding piramid.
Gambar-gambar yang nampak menggambarkan adanya alam lain yang ditemui Pharaoh (Firaun) setelah jasadnya dimumikan. Kegiatan seni graffity juga dilakukan untuk mengekspresikan ketidak puasan pada zaman Romawi. Banyak penemuan lukisan dan tulisan bernada sindiran pada dinding bangunan, khususnya pemerintahan kota Pompeii. Kota Roma zaman dulu juga seni graffity dipakai untuk alat propaganda dalam mendiskreditkan pemeluk agama Kristen yang dilarang oleh pemerintahan kaisar.
Seni graffity terus berkembang sampai zaman sekarang ini yang merupakan zaman moderen. Adanya setatus sosial turut menimbulkan adanya kesulitan bagi kaum bawah(masyarakat dari golongan tertentu) dalam mengekspresikan bentuk karya seninya. Yang akhirnya menggunakan dinding sebagai sarana untuk melampiaskan ekspresinya dalam bentuk tulisan dan gambar yang tersedia hampir di seluruh kota.
Fungsi seni graffity ada beberapa macam. Diantaranya
*Seni graffity digunakan sebagai bahasa sandi(rahasia) dari satu kelompok tertentu.contohnya seni graffity seringkali dibuat oleh kelompok tertentu untuk menyuarakan pendapat mereka.
Masih banyak lagi fungsi dari seni graffity yang jelas membuat graffity bukan hanya sekedar coretan di dinding saja. Bahkan, banyak para seniman yang terkenal mengawali karirnya dari seni graffity. Yang membuktikan bahwa seni graffity merupakan bagian dari seni yang hidup di tengah lingkungan masyarakat.
Yang akan kita bahas kali ini yaitu Seni graffity 3 dimensi karena sangat sering kita jumpai
Cara pembuatan graffity 3 dimensi dibuat dengan cara:
- Membuat sketsa tulisan atau gambar yang akan kita buat di kertas.
- Carilah dinding/ tembok sebagai media graffiti
- Cat dinding menggunakan cat dasar
- Siapkan sketsa tulisan/gambar yang dibuat,siapkan juga cat(pilox)sesuai dengan warna keinginan.Jika masih pemula biasanya ragu dalam memakai pilox, buatlah sketsanya di dinding dengan menggunakan pensil kemudian baru kita gunakan pilox. Namun apabila kita sudah terbiasa/profesional, langsung saja pakai pilox tanpa memakai pensil.Sebaiknya jangan memakai warna hitam untuk dasar.
- Siapkan mal, yaitu alat yang fungsinya sebagai penggaris. Mal bisa dibuat dari bahan karton,koran, triplek,atau kertas yang lain. Cara membuatanya dengan memotong triplek/karton menjadi dua bagian kemudian dilipat lurus.Bagian ujung yang lurus akan kita pakai sebagai penggaris di dinding
- Setelah mal dan sketsa sudah siap sketsa di dinding, mulailah proses mewarnai sketsa Agar graffity 3 dimensi ini bisa terlihat esensinya, maka gunakanlah warna yang sesuai, agar warna tampak menyatu sehingga efek 3 dimensinya bisa didapatkan.
- Warnailah graffity sampai terlihat rapi serta indah dengan menggunakan mal yang telah kita buat tadi.
- Kemudian, blur hitam atau putih pada bagian bayangannya. Dari sinilah akan terlihat seni graffity bentuk 3 dimensi yang kita inginkan.Umumnya,proses pembuatan seni graffity akan diawali dengan menggambar terlebih dahulu.
-Tahap akhir proses pembuatan graffity, lakukan peninjauan ulang agar hasil gambar yang kita buat maksimal. Proses peninjauan ulang ini sebaiknya dilakukan paling akhir setelah proses pembuatannya seratus persen selesai. Saat melakukan perapian, posisi penyemprotan pilox terbaik adalah paralel dengan dinding atau sedekat mungkin agar garis tampak nyata juga tegas.
Demikian proses pembuatan seni graffity 3 dimensi yang bisa kita coba. Kesimpulannya Seni graffity merupakan bentuk dari karya seni yang bertumbuh kembang di Indonesia dan memiliki ciri khas tersendiri, namun untuk penerapannya tidak boleh di sembarang tempat.
Selamat mencoba!!!...
.
Grafiti atau graffity artinya coretan dengan media dinding menggunakan perpaduan warna, bentuk, garis serta isi untuk menuliskan simbol, ungkapan ataupun kalimat tertentu. Alat-alat yang digunakan dalam proses pembuatan graffiti yaitu biasanya cat semprot kaleng,dan bisa juga cat yang biasa digunakan dengan catatan tidak mudah luntur dan memiliki warna yang tidak cepat pudar. Di Indonesia seni ini banyak diminati oleh kaum remaja karena memiliki gaya tersendiri dan menjadi sarana untuk menyalurkan aspirasi dalam bentuk tulisan ataupun gambar.
Sejarah graffity sudah ada semenjak zaman primitif. Pada zaman itu, orang primitif tinggal dalam gua biasa menggambar pada dinding sebagai media komunikasi perburuan. Di zaman ini, graffity digunakan juga untuk sarana spiritual yang berbau mistis dengan maksud untuk membangkitkan semangat dalam berburu. Perkembangan Graffity pada zaman Mesir Kuno membuktikan adanya aktivitas seni graffity yang diterapkan di dinding piramid.
Gambar-gambar yang nampak menggambarkan adanya alam lain yang ditemui Pharaoh (Firaun) setelah jasadnya dimumikan. Kegiatan seni graffity juga dilakukan untuk mengekspresikan ketidak puasan pada zaman Romawi. Banyak penemuan lukisan dan tulisan bernada sindiran pada dinding bangunan, khususnya pemerintahan kota Pompeii. Kota Roma zaman dulu juga seni graffity dipakai untuk alat propaganda dalam mendiskreditkan pemeluk agama Kristen yang dilarang oleh pemerintahan kaisar.
Seni graffity terus berkembang sampai zaman sekarang ini yang merupakan zaman moderen. Adanya setatus sosial turut menimbulkan adanya kesulitan bagi kaum bawah(masyarakat dari golongan tertentu) dalam mengekspresikan bentuk karya seninya. Yang akhirnya menggunakan dinding sebagai sarana untuk melampiaskan ekspresinya dalam bentuk tulisan dan gambar yang tersedia hampir di seluruh kota.Fungsi seni graffity ada beberapa macam. Diantaranya
*Seni graffity digunakan sebagai bahasa sandi(rahasia) dari satu kelompok tertentu.contohnya seni graffity seringkali dibuat oleh kelompok tertentu untuk menyuarakan pendapat mereka.
*Seni graffity banyak digunakan untuk sarana ekspresi ketidak puasan tentang kondisi sosial masing- masing.
*Seni graffity digunakan sebagai sarana ekspresi yang menggambarkan ketakutan akan kondisi politik dan sosial yang sedang berlangsung.
Masih banyak lagi fungsi dari seni graffity yang jelas membuat graffity bukan hanya sekedar coretan di dinding saja. Bahkan, banyak para seniman yang terkenal mengawali karirnya dari seni graffity. Yang membuktikan bahwa seni graffity merupakan bagian dari seni yang hidup di tengah lingkungan masyarakat.Cara Membuat Graffity
Beberapa macam seni graffity, mulai dari Wild Style, Buble,3 Dimensi,hingga abstrak.
Yang akan kita bahas kali ini yaitu Seni graffity 3 dimensi karena sangat sering kita jumpai
Cara pembuatan graffity 3 dimensi dibuat dengan cara:
- Membuat sketsa tulisan atau gambar yang akan kita buat di kertas.
- Carilah dinding/ tembok sebagai media graffiti
- Cat dinding menggunakan cat dasar
- Siapkan sketsa tulisan/gambar yang dibuat,siapkan juga cat(pilox)sesuai dengan warna keinginan.Jika masih pemula biasanya ragu dalam memakai pilox, buatlah sketsanya di dinding dengan menggunakan pensil kemudian baru kita gunakan pilox. Namun apabila kita sudah terbiasa/profesional, langsung saja pakai pilox tanpa memakai pensil.Sebaiknya jangan memakai warna hitam untuk dasar.
- Siapkan mal, yaitu alat yang fungsinya sebagai penggaris. Mal bisa dibuat dari bahan karton,koran, triplek,atau kertas yang lain. Cara membuatanya dengan memotong triplek/karton menjadi dua bagian kemudian dilipat lurus.Bagian ujung yang lurus akan kita pakai sebagai penggaris di dinding
- Setelah mal dan sketsa sudah siap sketsa di dinding, mulailah proses mewarnai sketsa Agar graffity 3 dimensi ini bisa terlihat esensinya, maka gunakanlah warna yang sesuai, agar warna tampak menyatu sehingga efek 3 dimensinya bisa didapatkan.
- Warnailah graffity sampai terlihat rapi serta indah dengan menggunakan mal yang telah kita buat tadi.
- Kemudian, blur hitam atau putih pada bagian bayangannya. Dari sinilah akan terlihat seni graffity bentuk 3 dimensi yang kita inginkan.Umumnya,proses pembuatan seni graffity akan diawali dengan menggambar terlebih dahulu.
-Tahap akhir proses pembuatan graffity, lakukan peninjauan ulang agar hasil gambar yang kita buat maksimal. Proses peninjauan ulang ini sebaiknya dilakukan paling akhir setelah proses pembuatannya seratus persen selesai. Saat melakukan perapian, posisi penyemprotan pilox terbaik adalah paralel dengan dinding atau sedekat mungkin agar garis tampak nyata juga tegas.
Demikian proses pembuatan seni graffity 3 dimensi yang bisa kita coba. Kesimpulannya Seni graffity merupakan bentuk dari karya seni yang bertumbuh kembang di Indonesia dan memiliki ciri khas tersendiri, namun untuk penerapannya tidak boleh di sembarang tempat.
Selamat mencoba!!!...
.
Komentar
Posting Komentar